Diancam Teror, Belgia Mencekam

Tentara Belgia berjaga-jaga di situasi negara itu dalam ancaman teror. Foto: Xinhua

BRUSSELS  (KBK) – Perdana Menteri Belgia Charles Michel dalam konferensi pers yang dilaksanakan Ahad malam, (22/11/2015), menyatakan negara itu berstatus “waspada teror tingkat IV”, merupakan level tertinggi dari situasi keamanan di wilayah Brussels.

“Saya menegaskan bahwa kita khawatir, mungkin akan ada serangan serupa dengan Paris,” kata Charles Michel.

Perdana Menteri mengumumkan langkah-langkah keamanan tambahan dalam tiga bidang utama: mempertahankan dan memperkuat polisi dan militer di Brussels-Capital Region, menghentikan aktivitas di kawasan yang sibuk, dan memberikan perhatian khusus untuk angkutan umum. Pengoperasian kereta bawah tanah dan jaringan trem bawah tanah ditutup mulai Senin (23/11/2015).

Sekolah dan universitas di wilayah Brussels diliburkan mulai Senin (23/11/2015).

Perdana Menteri juga ingin mengucapkan terima kasih kepada warga untuk tetap tenang dan tetap hati-hati serta waspada.

“Semuanya dilakukan agar warga Belgia bisa kembali ke kehidupan normal”, kata Michel berulang-ulang.

Peneilitian Tim intelijen OCAM akan dilaporkan Senin sore ini dan akan diteruskan ke pusat krisis dan Dewan Keamanan Nasional Belgia.

Seperti dilansir Xinhua, Senin (23/11/2015) Perdana menteri menolak untuk memberikan informasi tentang perkembangan penyelidikan. Laporan sore inilah penentu, situasi keamanan membaik atau buruk, yang akan berdampak pada status keamanan negara itu.

Advertisement