Setelah 20 Bulan, Pencarian MH370 Bergeser ke Penang

Pencarian MH370 bergerser ke Penang. Foto: ist

SYDNEY (KBK) – Setelah 20 bulan kebingungan mencari bangkai Pesawat MH370 yang hilang Maret 2014 yang membawa 239 penumpang, ketika pesawat tersebut hendak menuju Beijing dari Kualalumpur, kini mulai ada titik terang menurut Kapten Simon Hardy, Pilot Inggris untuk Pesawat Boeing 777.

Kapten Simon Hardy berpendapat, yang diiyakan oleh peneliti Australia, MH370 mungkin terjun ke laut setelah melakukan serangkaian putaran di sekitar Pulau Penang.

Pihak berwenang Australia segera merespon pendapat ahli transportasi udara itu, dua kapal pencari telah tiba di lokasi yang ditunjuk oleh Hardy.

News Corp melaporkan Senin (23/11/2015), akan dilakukan operasi pencarian dalam area yang lebih besar, dan akan terus dilakukan selama periode November-Desember 2015.

“Saya cukup yakin bahwa reruntuhan akan ditemukan dalam 4-8 minggu ke depan,” kata Hardy ke News Corp

Upaya pencarian sebelumnya telah melibatkan lebih dari dua lusin negara yang memberi kontribusi berupa pesawat, kapal, kapal selam dan satelit untuk pencarian.

Tim pencari fakta menemukan sepotong sayap di sebuah Pulau Reunion di Samudera Hindia awal tahun ini, diyakini potongan itu merupakan bagian dari pesawat Malaysia Airlines yang hilang.

Seperti diberitakan Xinhua, Senin (23/11/2015), perubahan arah pencarian dimulai setelah Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang mengatakan Tiongkok akan memberikan Australia sekitar 20 juta dolar untuk biaya pencarian tambahan.

Advertisement