JEPANG – Seorang tahanan muslim di Jepang melakukan mogok makan karena sebelumnya ia diberi makanan yang mengandung daging babi.
Kejadian tersebut mengundang teguran sebuah kelompok pendukung para tahanan kepada pihak Imigrasi Jepang khususnya divisi tahanan karena memberi makanan tidak halal pada para tahanan muslim.
“Mestinya pihak imigrasi secara alami bertanggungjawab atas segala hal terhadap tahanannya, termasuk dalam menyediakan makanan yang halal bagi tahanan kaum muslim,” kata Juni Nagano dari kelompok pendukung tersebut, Rabu (17/8/2016).
Sementara itu pihak imigrasi mengakui adanya kejadian tersebut dan menyatakan tidak ada masalah kesehatan sampai saat ini setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan.
“Kami minta maaf dan akan menyelidiki lebih lanjut kasus ini serta penyebabnya,” aku salah satu sumber di Imigrasi Jepang, seperti diberitakan koresponden Tribunnews.com di Jepang.
Diketahui, seorang tahanan muslim berusia 48 tahun dari Pakistan mengeluh karena diberikan makanan mengandung babi. Lelaki itu melakukan protes selama dua minggu hingga hari ini tidak makan, hanya minum air saja serta suplemen gizi





