Dies Natalis ke 21 STIM Budi Bakti, Ketua YDDR: Jangkau Lebih Luas Lagi Untuk Anak-Anak Indonesia

BOGOR – STIM Budi Bakti Dompet Dhuafa yang terletak di gedung Kampus STIM Budi Bakti Zona Madina, Parung, Bogor mengadakan Dies Natalis yang ke 21, Jumat (6/1/2023).

Dihadiri oleh Pengurus Dompet Dhuafa,  Direktur Dompet Dhuafa,  Pengurus Yayasan YRST, General Manajer Dompet Dhuafa, Pimpinan Organ dan Unit Bisnis Dompet Dhuafa, serta civitas akademika STIM Budi Bakti.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Pengurus YDDR, Rahmad Riyadi. Dalam sambutannya ia berharap suatu saat STIM Budi Bakti dapat menjangkau anak-anak yang lebih luas lagi.

Ketua Pengurus YDDR, Rahmad Riyadi memberikan sambutan di acara Dies Natalis ke 21 STIM Budi Bakti

“Saya berharap kampus STIM Budi Bakti dapat menjangkau lebih luas lagi anak-anak di Indonesia untuk mendapatkan pendidikan di perguruan tinggi dan kampus STIM Budi Bakti juga bisa menjadi universitas yang unggul,” ucapnya.

Di tempat yang sama Ketua STIM Budi Bakti, Rina Fatimah, mengatakan gedung STIM Budi Bakti ini juga baru saja selesai dipugar dan ia berharap kedepannya civitas dapat lahir ide-ide kreatif baru.

“Gedung sebagai rumah bagi seluruh civitas akademika. Dengan rumah baru, semoga semua civitas akademika STIM Budi Bakti jadi betah dan mendorong lahirnya ide-ide kreatif,” ucap Rina.

“Alhamdulillah, terima kasih mas Herdi dan tim DD konstruksi yang sudah bekerja keras mewujudkan gedung Kampus Budi Bakti dalam kurun waktu 8 bulan,” sambungnya.

Direktur DD Konstruksi Herdiansah mengatakan untuk para civitas akademika selamat ngampus kembali digedung baru. sukses selalu civitas akademika STIM Budi Bakti.

Sebagai informasi, Dompet Dhuafa merupakan yayasan yang mengangkat harkat martabat dan derajat kaum dhuafa. Berdasarkan dari pesan dalam surat Al Ma’un untuk membantu kaum marjinal. Selain itu tugas sebagai bagian dari negara dalam upaya mewujudkan Pasal 34 UUD 1945.

Seharusnya fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara namun kita tahu bahwa beban ini sangat berat. Negara belum sanggup mengangkatnya sendiri maka Dompet Dhuafa hadir membantu.

Dompet Dhuafa bergerak berdasarkan 3 langkah KeIslaman, Kemoderenan dan KeIndonesiaan. Mimpi Dompet Dhuafa  menjadikan negara Indonesia menjadi negara baldatun toyibun wa robbun ghofur.

Advertisement