FILIPINA – Lima warga Indonesia yang diculik kelompok bersenjata Abu Sayyaf di perairan Sabah, Malaysia kini dilaporkan berada di Desa Tambaking, Maimbung, Kepulauan Sulu, Filipina dan dijaga 30 militan Abu Sayyaf.
Ketua Institut Perdamaian Filipina, Prof. Rommel Banlaoi, mengutip sumber intelijen mengatakan 30 anggota Abu Sayyaf yang bersenjata tersebut dipimpin Apo Mike di Tambaking.
Rommel mengatakan kelimanya diberi makan sekali sehari oleh kelompok tersebut.
Apo Mike adalah nama samaran Majan Sahidjuan. Dia adalah salah satu pemimpin kelompok Abu Sayyaf yang menjadi buronan aparat Malaysia sejak Januari 2019.
Akan tetapi sampai saat ini Juru Bicara Komando Barat Mindanao Angkatan Bersenjata Filipina, Mayor Arvin Encinas, belum memberikan konfirmasi.
Menurut sumber Daily Express, pemerintah Indonesia membayar tebusan untuk membebaskan tiga warga pada Januari lalu, dan membuat kelompok Abu Sayyaf kembali menculik WNI.
Hingga berita diturunkan belum ada konfirmasi dari Kementerian Luar Negeri Indonesia, terkait pemberitaan tersebut.





