Dikritik Yordania, Israel Pertimbangkan Hentikan Pasokan Air

0
189
Ilustrasi

YERUSALEM – Israel sedang mempertimbangkan keputusan untuk tidak memperpanjang perjanjian perairan dengan Yordania.

Pertimbangan keputusan tersebut berhubungan dengan kritik Amman terhadap serangan militer Israel yang mematikan di Jalur Gaza.

“Kementerian Energi sedang mempertimbangkan keputusan untuk tidak memperpanjang perjanjian air dengan Yordania karena pernyataan anti-Israel dari pejabat senior Yordania,” kata lembaga penyiaran publik Israel, KAN.

Yordania dan Israel memiliki perjanjian yang menyatakan negara Arab tersebut membeli 50 juta meter kubik air dari Tel Aviv berdasarkan perjanjian perdamaian tahun 1994.

Pada tahun 2021, kedua negara menandatangani perjanjian yang mengizinkan Amman membeli tambahan 50 juta meter kubik air dari Israel dengan imbalan produksi listrik dari Amman ke Tel Aviv.

Yordania saat ini berada di urutan kedua dalam daftar negara-negara termiskin air di dunia, menurut indeks air global.

“Keputusan akhir belum diambil,” kata KAN. “Masalahnya tergantung pada perkembangan hubungan dengan Yordania dan bagaimana Yordania akan mengekspresikan posisi mereka mengenai perang dalam waktu dekat.”

Namun hingga kini belum ada komentar dari Yordania atau Israel mengenai laporan tersebut.

Advertisement div class="td-visible-desktop">

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here