Kongo-Kendati mendapat larangan dari PBB, tetapi KoreaUtara memasok senjata pistol ilegal ke Republik Demokratik Kongo.
Hal itu diketahui pasukan penjaga perdamaian Kongo di misi PBB di Republik Afrika Tengah.
Senjata pistol tersebut memiliki karakteristik yang sama dengan yang diproduksi di DPRK yang dikeluarkan anggota tertentu dari FARDC (angkatan bersenjata).
“Setelah ditemukannya pasokan senjta dari Korea Utara, polisi nasional Kongo dikerahkan untuk MINUSCA, sebuah misi PBB di Republik Afrika Tengah republik, “ kata laporan yang dilihat oleh AFP, Sabtu (14/5)
Aparat di Kongo mengatakan, bahwa senjata tersebut sama dengan yang dikeluarkan pada tahun 2014 sebagai bagian dari program pelatihan dari presiden penjaga dan polisi khusus unit dilakukan oleh 30 instruktur Korea Utara.
“Jenis pistol yang sama dijual di pasar gelap di Kinshasa, padahal Korea Utara dilarang menjual senjata di bawah sanksi PBB, “ kata laporan itu dikutip World Bulletin, Sabtu (14/5)





