Dirazia Satpol PP, Ibu Eni Dapat Dana Ratusan Juta Dari Netizen

Ibu Saeni, penjual warteg yang dirazia satpol PP/ Foto: twitter @dwikaputra

SERANG – Beberapa hari ini dunia maya diramaikan dengan kisah ibu penjual warteg, Saeni yang dagangannya dirazia Satpol PP karena warungnya di Jalan Cikepuh, Pasar Rau, Kota Serang, Banten buka siang hari saat bulan Ramadhan.

Setelah dirazia, ibu yang akrab disapa Eni (53) ini menangisi nasibnya dan sempat sakit. Meskipun warungnya buka di siang hari, ia mengaku tetap menghormati yang sedang berpuasa.

“Masak dari pukul 10.00 WIB, selesai pukul 12.30 WIB. Warung juga pintunya ketutup rapat-rapat, jendela dikasih kain, menghormati yang lagi puasa,” ungkapnya, dikutip dari okezone.com.

Ia juga menyesali saat Satpol PP menggerebek warungnya tanpa memberikan surat teguran atau peringatan, petugas langsung membungkus seluruh masakannya yang akan dijual untuk dibawa.

Merasa kasihan dengan Ibu Eni yang rugi karena masakannya diangkut semua, netizen melakukan penggalangan dana yang dipelopori sang pemilik akun twitter bernama @dwikaputra.
Tidak disangka, pengumpulan dana mencapai Rp111.529.115.30, terhitung hingga Sabtu (11/6/2016) siang.

Menurut Dwika, respons masyarakat untuk membantu Bu Eni sangat luar biasa. Sehingga dana yang telah terkumpul ini tak hanya diperuntukkan bagi Bu Eni saja. Uang tersebut juga akan dibagikan kepada para pedagang yang memiliki nasib serupa Bu Eni di Serang.

Advertisement