
Jakarta, KBKNews.id — Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab manajemen menyusul tekanan tajam yang dialami Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama dua hari perdagangan berturut-turut.
Iman menyampaikan pengunduran diri itu secara langsung di Jakarta pada Jumat (30/1/2026). Ia menegaskan, meskipun kondisi pasar mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi, langkah mundur dianggap perlu demi menjaga kepercayaan dan keberlanjutan pasar modal nasional.
“Walaupun kondisi kita saat ini mulai membaik, sebagai Direktur Utama BEI dan sebagai bentuk tanggung jawab atas apa yang terjadi dalam dua hari terakhir, saya menyatakan mengundurkan diri dari jabatan Dirut BEI,” ujar Iman.
Tekanan terhadap IHSG terjadi setelah penyedia indeks global MSCI mengumumkan penangguhan rebalacing untuk saham-saham asal Indonesia. Kebijakan tersebut memicu aksi jual besar-besaran di pasar, yang berdampak signifikan terhadap pergerakan indeks.
Iman menyatakan, keputusan pengunduran diri diharapkan dapat menjadi langkah terbaik bagi pasar modal ke depan. Selanjutnya, tugas dan tanggung jawab Direktur Utama BEI akan dijalankan oleh pelaksana tugas (plt) hingga ditetapkan pimpinan definitif.
Rekam Jejak Panjang di Pasar Modal dan BUMN
Iman Rachman dikenal sebagai figur dengan pengalaman panjang di sektor pasar modal dan perusahaan pelat merah. Kariernya dimulai di Danareksa Sekuritas sebagai manajer pada periode 1998–2003.
Setelah itu, ia melanjutkan kiprah di Mandiri Sekuritas selama lebih dari satu dekade. Posisi terakhirnya sebagai Direktur Investment Banking pada 2003–2016.
Pengalaman Iman juga mencakup sejumlah jabatan strategis di BUMN. Ia pernah menjabat Direktur Keuangan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) pada 2016–2018. Kemudian melanjutkan peran serupa di PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) pada 2018–2019.
Pada periode 2019–2020, Iman dipercaya memimpin PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) sebagai Direktur Utama. Sebelum kembali ke pasar modal dan menduduki kursi Dirut BEI, ia menjabat Direktur Strategi, Portofolio, dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero) pada 2020–2022.
Iman Rachman resmi menjabat sebagai Direktur Utama BEI sejak 29 Juni 2022.




