Distribusi Hewan Kurban Saat Pandemi Diharapkan Lebih Banyak Sebaran Wilayahnya

JAKARTA – Direktur Komunikasi dan Aliansi Strategis Dompet Dhuafa, Bambang Suherman menjelaskan keadaan di tengah pandemi, distribusi hewan kurban harus lebih banyak secara volume dan sebaran wilayahnya, agar semakin banyak masyarakat terdampak pandemi dapat terbantu.

“Untuk target Dompet Dhuafa lebih dari 52.000 ekor setara doka. Dengan pertimbangan unit produksi, bisa kita pastikan berjalan, semua ini bisa berjalan dengan antusiasme pekurban dan mengajak pekurban dalam pendistribusian kurban. Maka kolaborasi kecil ini diharapkan membantu masyarakat yang jatuh akibat pandemi,” ujar Bambang Suherman dalam paparannya dalam preskon Tebar Hewan Kurban (THK) 2021 beberapa waktu lalu.

Untuk THK tahun ini, Dompet Dhuafa juga menyalurkan hingga ke luar negeri yaitu Palestina, mengusung nilai-nilai kemanusiaan, tanpa ada sekat-sekat demografi maupun geografi. Bahwa keterlibatan Dompet Dhuafa dalam pengelolaan distribusi kurban proporsi sangat kecil, karena kemampuan kelembagaan dan ruang partisipasi simbolik substansial, kita harus membantu meringankan saudara-saudara kita di luar negeri, baik dalam negeri kita bisa menyuplai di luar negeri, sebagai wujud meringankan saudara-saudara kita.

“Bisa mendapatkan suplai bantuan, meskipun tidak terlalu lama,” sambung Bambang saat mengulas program kurban Dompet Dhuafa untuk porsi luar negeri.

Dompet Dhuafa memastikan dalam penerapan kurban melalui aspek protokol kesehatan. Baik dari pekerja kurban hingga pendistribusian tetap kita jaga secara kesehatan sehingga hewan kurban tetap aman.

Di tahun ini Dompet Dhuafa menggandeng seluruh stakeholder, salah satunya e-commerce, Jody Salahuddin Akbar, selaku Community Development Lead Bukalapak menerangkan, dengan fitur Buka Kurban masyarakat bisa berkurban dengan mudah di aplikasi Bukalapak.

“Kurban itu gak harus keluar, tapi dengan gawai masyarakat bisa berkurban,” ucap Jody.

Advertisement