SURABAYA – Polisi menemukan tiga bom aktif di rumah terduga teroris yang telah melemparkan bom di tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018), Dita Oepriarto dan Puji Kuswanti.
Pasangan suami istri tersebut dan empat anaknya, yang masih bersekolah, yakni satu masih SMA, satu SMP, dan dua SD diduga menjadi pelaku pemboman yang telah menewaskan 13 orang.
Polisi mendapati tiga bom high explosive saat menggeledah rumah mereka di Surabaya, di Perumahan Wonorejo Asri Blok K/22A, Rungkut, Surabaya.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Rudi Setiawan mengatakan tiga bom tersebut langsung ddiledakan tim penjinak bom di rumah terduga pelaku.
“Selain menemukan bom, kami juga menemukan sejumlah barang lain, Semuanya sedang diteliti,” ungkapnya, dilansir Antara, Senin (14/5/2018).



