Ditinggal Istri karena Lumpuh, Mahyono Dirawat Sang Anak yang Masih SD

Mahyono dirawat Anaknya, Agus makmun/ Tribun jateng

WONOSOBO – Agus Makmun, remaja berusia 12 tahun dengan tekun  merawat ayahnya, Mahyono (40) yang terbaring sakit karena lumpuh dan tak bisa berbuat apa-apa.

Mereka adalah warga RT 3/9, Dusun Boralan, Garung, Wonosobo. Makmun yang masih duduk di bangku  Kelas 6 Sekolah Dasar (SD) itu sudah terlatih melakukan pekerjaan beberapa pekerjaan rumah, mulai mencuci pakaian, membersihkan kamar, hingga menyuapi makanan untuk ayahnya.

Makmun kini jadi tumpuan hidup Mahyono yang lumpuh sejak 11 tahun lalu, dimana Mahyono mengalami insiden saat tengah berladang. Ia terpelanting ke jurang sedalam sekitar 5 meter.

Akibat peristiwa itu, separuh badannya seketika tak dapat digerakkan. Mahyono sempat dibawa ke rumah sakit Ortopedi Solo, namun tak juga memperoleh kesembuhan.

Keluarga akhirnya memutuskan membawa Mahyono pulang dan merawatnya di rumah. Karena ketiadaan biaya, Mahyono selama ini hanya berobat alternatif untuk kesembuhan penyakitnya.

Sang istri sempat mendampingi dan merawat Mahyono selama 5 bulan.
Entah kenapa, istri Mahyono kemudian memilih meninggalkan suami dan kedua anaknya tanpa pamitan.

Kala itu, Agus Makmun masih berusia 17 bulan dan baru bisa berjalan. Sementara kakaknya, Hanafi masih berumur 4 tahun. Hati Mahyono remuk redam.

Ia tak habis pikir, istrinya tega meninggalkannya dalam kondisi demikian. Sementara kedua balitanya masih butuh kasih sayang orangtua.

“Saya sempat berharap istri saya pulang dan mengurusi anaknya. Tapi ternyata ada kabar dia sudah menikah lagi,” ujar dia.

Hanafi kemudian diasuh oleh kakek dan neneknya di kampung sebelah. Sementara Makmun tetap tinggal bersama Mahyono untuk merawatnya.

Semenjak ditinggal istri, Mahyono dirawat oleh ibunya. Untuk urusan makan, ia bergantung belas kasih adiknya yang tinggal bersebelahan. Beberapa tahun terakhir ini, Makmun menggantikan peran neneknya yang telah renta untuk merawat ayahnya. Makmun mengaku ikhlas melakukannya karena ia sayang terhadap ayahnya.

“Saya sayang sekaligus kasihan sama bapak,” kata Agus Makmun, Sabtu (27/5/2017), dikutip Tribun Jateng.

Advertisement