NEW YORKâDewan Keamanan PBB mengutuk serangan truk di Nice, Prancis pada Kamis (14/7) kemarin. Mereka menyebut tindakan itu sebagai ” serangan teroris yang barbar dan pengecut”.
Setidaknya 80 orang termasuk anak-anak tewas dan puluhan luka-luka ketika penyerang menabrakkan truk melalui kerumunan yang tengah menonton kembang api dalam perayaan Bastille Day.
Sebagaimana dirilis CNA, Jumat (15/7/2016), Dewan Keamanan PBB “mengutuk dalam istilah terkuat” serangan itu, dan menyatakan belasungkawa kepada keluarga korban. PBB menegaskan kembali bahwa terorisme merupakan salah satu ancaman paling serius bagi perdamaian dan keamanan dunia.
“Setiap tindakan terorisme merupakan kriminal, tidak dapat dibenarkan,” kata pernyataan dari 15 anggota dewan.
Serangan itu merupakan serangan besar ketiga di Prancis dalam waktu kurang dari 18 bulan.




