JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) mencatat peringkat pertama penyalahgunaan narkotika secara nasional adalah di DKI Jakarta. Dari tahun ke tahun penyalahgunaan terus meningkat.
“Dari tahun 2014 sampai 2015 angka penyalahguna terus mengalami peningkatan dan kalau sekarang belum kita data karena memang belum habis tahunnya,” jelas Kabag Humas BNN, Kombes Slamet Pribadi seperti dilansir dari Antara, Minggu (14/8/2016).
Slamet menjelaskan penyalahgunaan narkotika dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Baik secara nasional maupun daerah.
Secara nasional, penyalahguna terbanyak pada usia kerja yang mencapai 52 persen, 27 persen pemuda atau remaja dan sisanya pengangguran.
Menurutnya di usia kerja angka tinggi karena selain ada uang juga diakibatkan dengan alasan adanya beban kerja yang luar biasa berat.
“Alasan mereka banyak duit beban kerja luar biasa dan dopingnya narkotika dan itu yang salah,” tandasnya.
Sementara itu Jawa Barat disebutkan berada di peringkat enam untuk penyalahgunaan narkotika, “Jabar peringkat keenam untuk penyalahguna narkotika,” pungkasnya.





