
BONE BOLANGO – Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa mengerahkan tim penanganan percepatan respons tanggap darurat banjir di Gorontalo.
Berdasarkan laporan yang dihimpun Tim DMC Dompet Dhuafa, sebagian titik yang terdampak masih tergenang air. Hujan masih terus mengguyur wilayah Kabupaten Bone. Di beberapa titik menuju loksi banjir juga mengalami longsor sehingga akses menuju loksi terputus.
Sebelumnya, Senin (26/8/2024), air di Sungai Bilungala meluap pada pukul 07:00 WITA dan mulai menggenangi permukiman warga.

Tim DMC Dompet Dhuafa bagian Gorontalo telah menurunkan tim sejak Senin (26/8/2024). Hingga Kamis (29/8/2024), tim masih siaga di lokasi.
Aksi yang dilakukan Tim DMC Dompet Dhuafa di antaranya asesmen, membuka Pos Hangat di Kantor Kecamatan Bonepantai dan di Dusun Iloheluma, Desa Bilingala. Tim juga akan melakukan aksi bersih-bersih rumah penyintas dari material lumpur banjir.
”Aksi Kepung Kampung untuk pembersihan rumah warga yang terdampak banjir dilakukan di Dusun Iloheluma Desa Bilungala Kecamtan Bonepantai,” ujar Irvan Suleman, Koordinator Lapangan Respons Banjir Gorontalo DMC Dompet Dhuafa.

Irvan menuturkan, beberapa kendala yang dihadapi di lapangan di antaranya aliran listrik padam di beberapa lokasi terdampak, akses menuju lokasi terputus, jarak menuju lokasi banjir dari pusat kota juga cukup jauh, kurang lebih 36 kilometer.
Saat ini, lanjut Irvan, masyarakat masih membutuhkan perbantuan logistik makanan siap saji dan alat kerja guna pembersihan material lumpur banjir yang memadati rumahnya.
”Pos relawan DMC Dompet Dhuafa beralamat di Jl. Kenangan III, Kelurahan Dulalowo Timur, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo,” tuturnya.




