DMC Dompet Dhuafa Kirim Ribuan Bantuan untuk Palestina

0
219
Bantuan kemanusian untuk Gaza siap dikirimkan melalui jalur udara.

DUNIA meradang dan satu suara mengecam keras serangan ke Israel atas kekejaman genosida yang dilakukan untuk menyerang Palestina, akses listrik dan air dihentikan, rumah sakit di bombardier dan juga puluhan ribu melayang dibunuh dengan aksi yang manusiawi, jiwa-jiwa angkuh bala tentara zionis menyerang warga Palestina tanpa ampun.

Pemerintah RI melalui Kementerian Luar Negeri menyatakan, Indonesia mengecam keras serangan Israel di Gaza. Serangan yang jelas-jelas melanggar hukum humaniter internasional. Indonesia mendesak agar semua pihak segera membangun dan membuka koridor aman bagi akses kemanusiaan.

Direktur Layanan Sosial Dakwah Budaya Dompet Dhuafa, Ahmad Shonhaji dan Chief Executive DMC Dompet Dhuafa, Arif Rahmadi Haryono melepas bantuan kemanusiaan ke Gaza dari markas besar DMC. foto: Romy

Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) mengirim ribuan paket bantuan untuk warga Palestina. Secara simbolis dilakukan di markas DMC pada Kamis (2/11/2023). Sebanyak 1000 matras, 660 selimut dewasa, dan 1000 selimut bayi akan dikirimkan oleh Dompet Dhuafa melalui kolaborasi dengan pemerintah Indonesia.

Bantuan kemanusian untuk Gaza siap dikirimkan melalui jalur udara. foto: Romy

Dikatakan Direktur Layanan Sosial Dakwah Budaya Dompet Dhuafa, Ahmad Shonhaji Hari ini menjadi satu hari yang memiliki nilai bagi pegiat kemanusiaan, dengan menjawab isu kepedulian Palestina sejak oktober awal memantik semuanya di beberapa negara udh ikut serta mensupport bantuan untuk Palestina

“Apa yang dilakukan Dompet Dhuafa disana dari para donatur insya Allah sampai disana, hari ini kita mengucapkan terimakasih kepada mitra kolaborator kita untuk membantu sodara kita di palestina,” ucapnya.

“Hari ini kita melepas bantuan dengan melalui kerjasama melalui Pemerintah,” ucap Ketua DMC Arif Rahmadi Haryono.

Bantuan kemanusian untuk Gaza siap dikirim ke Lanud Halim Perdanakusuma. foto: Romy

Lanjut dikatakan Arif, bahwa bantuan dikemas bersama relawan kemanusiaan dari pagi hingga malam. Bahu-membahu dari satu relawan ke relawan lain hingga akhirnya bantuan tersebut masuk ke dalam armada taktis Dompet Dhuafa.

“Kondisi ini menyita perhatian Dompet Dhuafa dan juga dunia bahwa agresi yang dilakukan Israel terhadap Palestina pada Oktober ini jauh melebihi dari semua agresi militer yang dilakukan Israel selama ini,” jelas Arif.

Dompet Dhuafa mengutuk pemblokiran akses pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat Palestina.

Advertisement div class="td-visible-desktop">