HALMAHERA – Sudah hampir dua minggu pasca kejadian gempa 7,2 SR di Halmahera, tim Dompet Dhuafa masih siaga memberikan bantuan bagi para korban.
Tim relawan beserta para warga setempat dan penyintas lainnya mulai membersihkan puing-puing rumah warga yang hancur. Selain itu beberapa fasilitas bersama juga mulai dibangun, seperti pembangunan mushala darurat di Dusun Lompong bersama warga setempat, MCK darurat, penambahan posko dan fasilitas lainnya.
“Kami dan warga setempat mulai gotong royong membersihan puing-puing bangunan. Kemudian juga membangun mushala darurat dan MCK darurat di Dusun Lompong,” ujar Narwan, tim DMC Dompet Dhuafa.
Gempa dengan kekuatan 7,2 SR pada Minggu (14/7/2019) pukul 16:10:51 WIB menggguncang sebagian wilayah Provinsi Maluku Utara. Pusat Gempa berada di darat, 62 Km Timur Laut Labuhan dengan kedalaman 10 km.
Akibatnya, terjadi banyak kerusakan di berbagai bangunan dan fasilitas-fasilitas umum. Tercatat hingga kabar ini ditulis, ada 2.734 unit rumah mengalami kerusakan. Selain itu jembatan-jembatan juga turut rusak, mulai dari yang ringan hingga yang sama sekali tidak dapat digunakan lagi.
“Ada sekitar 2.734 rumah rusak akibat gempa, 4 jembatan rusak, 84 fasum dan masjid-masjid tempat ibadah juga rusak tidak bisa dipakai,” ujar Narwan, sebagaimana dilaporkan Muthohar dari redaksi Dompet Dhuafa.





