TURKI – Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) turut tergabung dalam Tim Indonesia Search and Rescue (INASAR) dan menyisir lokasi reruntuhan gempa di Turki, Selasa (14/2/2023).
Ditemani dengan Narwan selaku Manager Response-Recovery DMC Dompet Dhuafa dan dr. Sjarif Darmawan, Sp.B yang merupakan seorang dokter spesialis bedah RS. Rumah Sehat Terpadu Dompet Dhuafa.
“Proses evakuasi korban gempa Turki siang ini ditemukan 5 korban meninggal dunia. Lokasinya di Çekmece, Distrik Antakya, Provinsi Hatay, Turki,” terang Narwan selaku Manager Response-Recovery DMC Dompet Dhuafa,dari lokasi, seperti dilansir dompetdhuafa.org.
“Kita menyusuri lokasi-lokasi terdampak bencana. Namun kendala terbesar yakni cuaca yang dingin,” sambung Narwan.
Dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap juga menggunakan jaket dan penghangat tubuh, mereka memantau dan menyisir tempat terdampak.
Korban tewas akibat gempa bumi melewati 37.000 jiwa. Sebanyak 31.643 jiwa meninggal di Turki, sementara lebih dari 5.800 jiwa tewas di Suriah.
“Dompet Dhuafa akan turut bantu dalam aksi SAR-Evakuasi dan distribusi logistik,” lanjut Narwan.
“Saat ini, Indonesia dipercaya memimpin SAR International gabungan di sini, itu bergantian selama tujuh hari. Ya, evakuasi akan terus dilakukan, hingga kemarin pun masih ditemukan korban selamat, salah satunya ada ibu hamil,” sebutnya.





