SUKABUMI – Dompet Dhuafa menginisiasi pengadaan pos disinfektan untuk menghindari resiko virus dan bakteri, karena hingga kini masih ada 15 korban longsor yang belum ditemukan di Cisolok, Sukabumi.
“Karena sudah masuk hari kelima, tentu resiko penularan bakteri semakin tinggi, jadi perlu adanya edukasi kepada relawan,” jelas Muhammad Faisal, tim medis Dompet Dhuafa.
Pos disinfektan diharapkan dapat menjaga sterilisasi relawan. Biasanya para relawan hanya membersihkan tangan dengan air seadanya. Lalu mereka melanjutkan kegiatan seperti makan minum dengan tangan yang masih belum steril.
Zul dari Dompet Dhuafa melaporkan, tutorial enam langkah mencuci tangan disosialisasikan setiap ada relawan yang mampir di pos disinfektan.
“Kami ikut edukasi relawan, kami berikan tutorial satu persatu relawan yang mencuci tangannya di pos kami,” terang Faisal.
Dengan adanya disinfektan akan meminimalisir infeksi kuman dan bakteri pasca evakuasi. Sehingga relawan dapat melaksanakan kegiatan seperti biasanya tanpa harus terinfeksi kuman bakteri.





