MADIUN – Dompet Dhuafa bekerja sama dengan LKP (Lembaga Kursus dan Pelatihan) Lembah Kamuning, menyelenggarakan serangkaian pelatihan pertanian organik terpadu (POT) di Rumah Belajar Dompet Dhuafa (RBDD) Rejosari, Sawahan, Kabupaten Madiun.
Dalam pelatihan tersebut, selama lima hari para petani mendapatkan latiha di dalam kelas mengenai cara mengenali tanah, pengelolaan tanah, pembuatan pupuk organik dan cara tanam yang benar, oleh pakar pertanian dari lembah Kamuning Farm, Sudarmoko.
Setelah pelatihan di dalam kelas, sebanyak 25 petani melakukan praktek langsung di lapangan atau dikenal dengan sekolah lapang.
Selanjutnya, para petani bersama inisiator, pendiri dan Pembina Dompet Dhuafa, Parni Hadi, dan Kepala Dinas Pertanian Madiun beserta jajarannya, melakukan penanaman perdana padi ramah lingkungan di Desa Rejosari, Kecamatan Sawahan.
Di acara Tanam Perdana tersebut, Parni Hadi, jurnalis senior yang berasal dari Rejosari, menyampaikan keinginan kuatnya untuk membuat petani sejahtera dan mandiri.
“Dengan pelatihan dan praktek tersebut, saya selaku anak desa, berharap para petani bisa memiliki kemampuan bertani yang baik dan benar. Sehingga hasil tani bisa melimpah dan petani sejahtera,” tutur Parni Hadi, seperti dilansir dompetdhuafa.org.





