JAKARTA, KBKNEWS.id — Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) mengerahkan relawan untuk membantu warga terdampak banjir bandang yang kembali melanda Kota Padang, Sumatra Barat, pada Sabtu (10/10/2026).
Respons dilakukan melalui evakuasi, pendirian Pos Hangat, distribusi makanan, hingga aksi bersih-bersih rumah warga.
Banjir dipicu hujan lebat yang menyebabkan sungai meluap dan membawa material dari hulu. Sejumlah kawasan terdampak, termasuk Lubuk Minturun dan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah. Luapan air juga mengakibatkan kerusakan pada rumah, bendungan, dan sejumlah infrastruktur.
Pada Sabtu (10/10/2026), relawan DMC Dompet Dhuafa turut membantu proses evakuasi warga yang terjebak banjir di kawasan Lumin Park bersama Basarnas dan tim SAR gabungan. Keesokan harinya, sebanyak 13 relawan kembali diterjunkan untuk membersihkan rumah warga, mendirikan Pos Hangat, serta mendata kebutuhan penyintas.
PIC Relawan dan Kebencanaan Dompet Dhuafa Singgalang, Amrullah, mengatakan pihaknya terus melakukan pendampingan sejak banjir terjadi. Hingga laporan tersebut disusun, sekitar 1.000 porsi makanan dan minuman hangat telah didistribusikan kepada warga terdampak.
Berdasarkan data BPBD Sumatra Barat per Ahad (11/10/2026) pukul 03.34 WIB, banjir berdampak pada sekitar 225 kepala keluarga atau 498 jiwa di tiga kecamatan, yakni Kuranji, Koto Tangah, dan Nanggalo. Sebanyak 672 jiwa juga dilaporkan mengungsi di Kelurahan Kuranji.
BPBD mencatat sekitar 120 rumah terdampak. Akses jalan di kawasan Guo, Kuranji, turut terputus akibat banjir. Warga masih membutuhkan air bersih, makanan siap saji, serta peralatan untuk membersihkan rumah dan lingkungan.





