Dompet Dhuafa Dukung Mazawa Digital Festival “Milenial Melek Zakat Wakaf”

PALANGKA RAYA – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Manajemen Zakat dan Wakaf dengan didukung Dompet Dhuafa Kalimantan Tengah pada Sabtu (11/2/2023), menggelar Lomba Mazawa Digital Festival 1.0 bertema ‘Millenial Melek Zakat Wakaf’.

Giat tersebut dimeriahkan 28 sekolah tingkat SMA sederajat dari seluruh kota Palangka Raya. Lomba Mazawa Digital Festival 1.0 terbagi menjadi 2 (dua) kategori, yaitu Lomba Membuat Poster Digital dan Video Kreatif yang diunggah pada platform media sosial Tiktok dan Instagram.

Karya para peserta memperlihatkan betapa kreatif dan inovatif para millenial memanfaatkan media digital. Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam membantu meningkatkan literasi Zakat dan Wakaf melalui cara kreatif dan transformasi digital pada kalangan masyarakat, terutama generasi muda.

“Di tangan para milenial, diharapkan transformasi digital dalam pengelolaan Zakat dan Wakaf akan berkembang lebih pesat,” ujar Ketua Prodi Manajemen Zakat Wakaf Muhammad Noor Sayuti, B.A., M.E.

Senada dengan itu, Penanggungjawab Program Dompet Dhuafa Kalimantan Tengah, Puji Siswanto, turut mengapresiasi keikutsertaan seluruh sekolah dalam kegiatan tersebut. Ia juga berharap, kedepannya dapat bersinergi dengan Lembaga Amil Zakat lainnya upaya meningkatkan literasi Zakat dan Wakaf masyarakat.

“Ini menjadi bukti betapa pentingnya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap Zakat dan Wakaf dengan cara kreatif dan digitalisasi,” sebut Puji.

Tidak lupa pula rasa terima kasih sebesar-besarnya diucapkan Wakil Dekan III kepada para pelaksana, khususnya HMPS MZAWA dan Dompet Dhuafa Kalteng. “Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana sosialisasi penerimaan mahasiswa baru,” tambahnya, dilansir dompetdhuafa.org.

Penutupan kegiatan lomba tersebut turut dihadiri Dr. Imam Qolyubi, M.Hum, selaku Wakil Dekan Bidang III, Dr. Itsla Yunisva Avia selaku Kajur Ekonomi Islam, Fadiah Adlina, M.Pd, selaku Ketua Prodi Perbankan Syariah, Perwakilan LAZ Dompet Dhuafa Kalteng, Nurul Fikri, dan Yakesma.

Advertisement