Dompet Dhuafa Buka Ruang Belajar Orang Tua Lewat Kegiatan Parenting

JAKARTA, KBKNEWS.id — Dompet Dhuafa bersama TKIT Al Kahfi menggelar kegiatan parenting sebagai upaya membuka ruang belajar bagi para orang tua dalam memahami pola asuh anak di era digital.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (25/04/2026) ini dihadirkan untuk memperkuat peran keluarga dalam pembentukan karakter anak sejak dini.

Mengusung tema “Ngobrol Seru Dengan Anak: Kunci Anak Mau Mendengar”, acara ini diikuti oleh para orang tua murid dan menghadirkan public figure sekaligus praktisi parenting, Shahnaz Haque.

Ketua Yayasan Al Kahfi Indonesia Satu, Nur Zam Zam, menegaskan bahwa kehadiran anak merupakan amanah besar yang membutuhkan keterlibatan aktif orang tua dalam proses pendidikan, tidak hanya mengandalkan sekolah.

“Kalau tidak ada pendidikan di rumah, maka akan terasa janggal jika hanya diserahkan ke sekolah. Anak lebih banyak berinteraksi dengan orang tua, sehingga orang tua harus memiliki bekal dalam mendidik,” ujarnya.

Sebagai lembaga filantropi pengelola zakat, infak, sedekah, wakaf, dan dana sosial lainnya, Dompet Dhuafa memandang kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen dalam menanamkan nilai-nilai luhur sejak dini melalui pendekatan keluarga dan pendidikan.

Manager Fundraising Retail Dompet Dhuafa, Yudha Andilla, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan TKIT Al Kahfi dilandasi kesamaan visi dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat.

“Kesamaan visi misi antara Dompet Dhuafa dan TKIT Al Kahfi adalah mencetak anak-anak yang tidak hanya pintar secara pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang berlandaskan Al Quran,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan parenting ini menjadi sarana bagi orang tua untuk lebih memahami karakter dan kebutuhan anak, sehingga dapat menyesuaikan pola asuh yang tepat.

Dalam sesi materi, Shahnaz Haque membagikan wawasan terkait pentingnya komunikasi efektif antara orang tua dan anak, serta pembentukan kebiasaan melalui proses yang konsisten dan berulang. Ia juga menekankan bahwa setiap anak memiliki karakter unik, sehingga pendekatan pengasuhan tidak bisa disamaratakan.

Selain itu, kegiatan ini turut membahas berbagai aspek pengasuhan, termasuk tipe belajar anak serta pentingnya sinergi antara rumah, sekolah, dan lingkungan dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Melalui kegiatan ini, Dompet Dhuafa berharap orang tua semakin aktif terlibat dalam proses pendidikan anak. Kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan lembaga sosial dinilai menjadi kunci dalam membentuk generasi yang tangguh dan berkarakter di masa depan.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here