Dompet Dhuafa Hadirkan Layanan Kesehatan bagi Penyintas Gempa Bandung

Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) dan Respons Darurat Kesehatan Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (RDK LKC) Dompet Dhuafa menggencarkan layanan kesehatan bagi penyintas gempa di Kabupaten Bandung, Sabtu (28/9/2024). (Foto: DMC DD)

BANDUNG – Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) dan Respons Darurat Kesehatan Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (RDK LKC) Dompet Dhuafa menggencarkan layanan kesehatan bagi penyintas gempa di Kabupaten Bandung, Sabtu (28/9/2024).

Tim Medis Dompet Dhuafa membagi pelayanan menjadi dua pergerakan, satu layanan keliling dan satu layanan di Subklaster Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di Pos Pengungsi Desa Cibeureum.

Tim Medis Dompet Dhuafa membuka layanan melalui jalur yang terjal hingga masuk ke pelosok-pelosok sampai ke rumah-rumah pengungsi Pos RW 03, Kampung Pinggirsari, Kampung Pasir Walang, dan Kampung Tutugan di Desa Cihawuk, kemudian di Kampung Goha Lebak, Desa Tarumajaya.

Total ada enam titik yang sudah diintervensi. Orang tua, lansia, remaja, hingga ibu menyusui dan hamil terbantu dengan layanan ini.

”Beragam keluhan, mulai dari flu dan batuk, penyakit kulit, hingga diare,” ujar Amanda Putri, PIC RDK LKC Dompet Dhuafa melapor dari lapangan.

Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) dan Respons Darurat Kesehatan Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (RDK LKC) Dompet Dhuafa menggencarkan layanan kesehatan bagi penyintas gempa di Kabupaten Bandung, Sabtu (28/9/2024). (Foto: DMC DD)

Tim Medis Dompet Dhuafa juga menyosialisasikan pentingnya kebersihan dan higienitas seusai aktivitas sehari-hari. Minimal mencuci tangan saat hendak konsumsi.

”Terima kasih sudah datang ke rumah, karena bapak sedikit kesulitan apabila harus keluar rumah,” ujar salah satu keluarga pasien.

Dompet Dhuafa melalui unit DMC, RDK LKC, Dapur Keliling Lembaga Pelayan Masyarakat (Darling LPM), dan Respons Darurat Pendidikan Lembaga Pengembangan Insani (RDP LPI) telah membersamai penyintas gempa bumi dengan berbagai layanan bantuan.

Mulai dari evakuasi, distribusi logistik nonpangan dan pangan, hingga Psychological First Aid (PFA). Total ada 6.327 jiwa penerima manfaat (data per 27 September 2024 pukul 11:00 WIB). (DMC DD/AFP)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here