JAKARTA – Program Aksi Peduli Dampak Corona (APDC) masih terus berjalan seiring pandemi Covid 19 yang berkepanjangan. Dompet Dhuafa mengembangkan lebih dari 15.000 ekor lele Sangkuriang yang dibudidayakan di kawasan DD Farm, bersama sentra ternak domba-kambing.
“Awal Maret mendatang akan dilakukan panen perdana dari hasil program Aksi Peduli Dampak Corona (APDC) Dompet Dhuafa ini. Program ini melengkapi APDC Dompet Dhuafa dalam aktivitas sebelumnya yakni, budidaya ikan gurame di Indramayu, Jawa Barat yang pada Desember lalu telah panen perdana sekitar 2000 kg,” ucap ustadz Ahmad Shonhaji, Jumat (29/1/2021).
Pada sektor ekonomi, Dompet Dhuafa menginisiasi beberapa program, seperti ketahanan pangan berbasis keluarga maupun komunitas. Kemudian ketahanan pangan berbasis keluarga seperti budidaya ikan lele dan sayur dalam ember (budikdamber), budidaya Ikan Dalam Kolam Buatan (Budikolbu).
Kemudian ada juga kebun pangan keluarga, bantuan modal usaha mikro perorangan dan bantuan pangan yang memprioritaskan lanjut usia, serta disabilitas atau mereka yang tidak mampu berdikari.
“Di tengah pandemi Covid-19, tidak sedikit para pegiat usaha yang merugi bahkan tutup. Namun dengan langkah konkret APDC dari donatur Dompet Dhuafa untuk para pegiat usaha seperti budidaya perikanan, diharapkan dapat membangkitkan usaha ekonomi. Sehingga akan berdampak positif pada kemandirian keluarga dari anggota kelompok tersebut,” tambah Ustadz Ahmad Shonhaji.





