Dompet Dhuafa menggelar prosesi pemotongan hewan kurban 1447 H pada Sabtu, 7 Juni 2025, di Kawasan Zona Madina.
Acara yang mengundang partisipasi warga sekitar Desa Jampang tersebut, dibuka dengan sambutan dari Wakil Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Herdiansah, yang menyampaikan rasa syukur atas capaian Program Tebar Hewan Kurban (THK) tahun ini. “Jika tahun depan kita bisa mencapai target kurban hingga Rp55 miliar, bukan tidak mungkin kita akan undang Presiden ke sini untuk memberikan apresiasi,” tandasnya.
Selanjutnya, Inisiator sekaligus Ketua Dewan Pembina Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Parni Hadi, menyampaikan pandangan spiritual seputar makna kurban. Ia mengajak masyarakat memaknai Idul Kurban dengan konsep “Cinta Segitiga”, yakni cinta kepada Allah (habluminallah), cinta kepada sesama manusia (habluminannas), dan cinta kepada alam (hablum minal ‘alam). “Perayaan Idul Kurban ini semuanya didasari oleh cinta. Maka perlu diingat pula, ketika menyembelih hewan kurban, harus dilakukan dengan lembut—kill with softly,” ujarnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Herman, sesi foto bersama, dan prosesi penyembelihan sapi seberat 1 ton.





