Dompet Dhuafa Lampung Bersihkan Pantai, 1,5 Ton Sampah

LAMPUNG – Dompet Dhuafa Lampung dan relawan dari Dompet Dhuafa Volunteer Lampung memperingati World Clean Up Day 2021 dengan menggelar kegiatan bersih-bersih di Pantai Ancol Gen Kota Bandar Lampung.

Acara bersih-bersih ini dilaksanakan pada Ahad, (03/10/2021). Total ada sekiar 60 peserta yang ikut andil dalam bersih-bersih pantai ini. Mereka merupakan beberapa anggota dari berbagai komunitas yakni Leslar Lovers Lampung, Ruangpangan.id, Tiger Heart Lampung, Wawai Waste, Ikatan Mahasiswa Teknik Lingkungan Indonesia (IMTLI), Lampung Sweeping Community (LSC), dan Seribu Pohon.

Panitia memberikan waktu dari pukul 08:00 WIB hingga 11:30 WIB bagi para peserta untuk mebersihkan Pantai Ancol Gen. Hasilnya pun luar biasa, sebanyak 1,5 ton lebih sampah terangkat dari sekitaran bibir pantai.

Selain membersihkan pantai, kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi dan penguatan pola pikir bahwa bumi merupakan titipan anak cucu kita, bukan hanya sekedar warisan nenek moyang, sehingga terbentuklah kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan. Harapannya, setelah kegiatan ini, para peserta dapat kritir terhadap sampah dan mau menjaga kebersihan lingkungan.

Hadirnya banyak peserta dari ragam komunitas ini mendapatkan apresisasi dari Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Lampung, Yogi Achmad Fajar.

“Saya sangat mengapresiasi kawan-kawan komunitas yang bergabung pada agenda bersih bersih pantai hari ini. Semoga silaturahmi kita tidak terputus sampai sini saja,” ucapnya.

Sementara itu, tanggapan para peserta terhadap kegiatan ini juga sangat positif. Mereka menganggap, World Clean Up Day ini sebagai langkah untuk menyadarkan diri tentang kondisi lingkungan.

“Ke depan ajak lagi kalau ada kegiatan seperti ini, kami senang berkolaborasi dengan anak muda untuk menjaga lingkungan,” ungkap Ririn, salah satu anggota komunitas Leslar Lovers Lampung.

“Agenda hari ini pada dasarnya mengajak kawan kawan semua untuk menjadi pionir dalam menjaga lingkungan, dimulai dari rumah kita sendiri. Karena kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi,” tutur Fitri Puspitasari dari Wawai Waste Foundation.

Selama kegiatan, peserta tetap menerapkan protokol kesehatan. Sebelum acara dimulai, peserta juga dibekali mengenai kategori sampah. Sehingga, saat kegiatan bersih-bersih mereka sudah bisa memisahkan jenis-jenis sampahnya.

Advertisement