GOWA – Di masa pandemi covid 19, kasus kematian ibu dan bayi memerlukan perhatian semua pihak. Termasuk di wilayah Kabupaten Gowa yang pada tahun 2020 termasuk kabupaten dengan angka kematian ibu tertinggi di provinsi Sulawesi selatan.
Dompet Dhuafa hadir dalam audiensi kerjasama program, menjadi salah satu mitra pembangunan kesehatan bersama dengan pemerintah daerah kabupaten Gowa, Dinas Kesehatan Provinsi dan kabupaten Gowa, Forum CSR Sulsel, Indofood dan lembaga JAS Publik untuk bersama-sama menurunkan angka kematian ibu dan bayi di sulsel dengan pilot program dukungan RTK Plus (Rumah Tunggu Kelahiran plus) yang menjadi RTK kabupaten, yg menjadi rujukan dari berbagai RTK kecamatan di kabupaten Gowa Sulsel.
Kerjasama ini diinisiasi oleh HP + dan USAID bersama pemangku kepentingan terkait dan akan menjadi model dalam kerjasama pemerintah dan swasta.
Rumah Tunggu Kelahiran (RTK) merupakan shelter (tempat perlindungan) antara rujukan menuju fasilitas kesehatan bagi ibu hamil dan ibu hamil resiko tinggi. RTK akan mendekatkan akses fasilitas layanan kesehatan dan mencegah terjadinya keterlambatan penanganan kegawatdaruratan kasus ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas dan bayi baru lahir di daerah yg memiliki akses sulit. Dan memperkuat koordinasi sinergi para pihak melalui kontribusi pada usaha penyelamatan kematian ibu hamil dan ibu hamil beresiko tinggi di Kabupaten Gowa.
Penurunan angka kematian ibu dan bayi juga dapat dibarengi dengan upaya eliminasi stunting dengan program edukasi dan pendampingan Ibu hamil selama pemeriksaan dan pemantauan kehamilan.
Audiensi ini dihadiri oleh pemerintah Kab. Gowa yang di hadiri oleh Plt. Asisten 1, Kepala dinas kesehatan, kabag kerjasama dengan perwakilan mitra pembangunan yaitu Dompet Dhuafa yg diwakili kepala LKC Dompet Dhuafa Sulsel, HP+ Jakarta, Indofood, CSR Forum Sulsel, JAS Publik dan USAID.
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah sangat berterima kasih kepada mitra pembangunan dan menyambut baik atas dukungannya terhadap inisiasi dan penguatan program Rumah Tunggu Kelahiran Plus. Dalam upaya menekan angka kematian ibu dan anak serta mengeliminasi stunting di Kab. Gowa. Dan pemerintah siap mensupport berbagai kebutuhan yang akan dilakukan di RTK plus kab. Gowa
Kerjasama ini akan dimulai periode oktober 2021- April 2022 dan akan dievaluasi dalam upaya program berkesinambungan.





