JAKARTA, KBKNEWS.id — Dompet Dhuafa melalui Institut Kemandirian (IK) menggelar pelatihan security dalam Program Paradaya Movement 2.0 bekerja sama dengan PT Paragon Corp dan Forum Zakat (FOZ).
Kegiatan yang berlangsung di Lakespra TNI Angkatan Udara, Jakarta, ini diikuti 35 peserta dari berbagai daerah, termasuk luar Pulau Jawa.
Pelatihan tersebut mengacu pada kurikulum Gada Pratama sesuai Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perkap) Nomor 24 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Pengamanan Swakarsa, Perkap Nomor 18 Tahun 2006 tentang Pelatihan dan Kurikulum Satpam, serta Keputusan Kapolri Nomor 54 Tahun 2023 tentang Kurikulum Pendidikan dan Pelatihan Satpam Gada Pratama.
Selama sembilan hari pelatihan, peserta tidak hanya dibekali keterampilan teknis pengamanan sesuai standar kepolisian, tetapi juga mendapatkan penguatan softskill seperti kepemimpinan, komunikasi, serta pembentukan karakter melalui kegiatan keasramaan.
Program ini juga mendapat dukungan dari PT Daya Prima Lestari (DPL) sebagai mitra penyedia jasa keamanan profesional yang membuka akses pelatihan bagi masyarakat kurang mampu.
Direktur Utama PT DPL, Soekamto Limopranto Fillipus Andreas, mengatakan pelatihan ini bertujuan membekali generasi muda dengan keterampilan agar lebih mudah memperoleh pekerjaan.
Peserta yang lulus akan memperoleh sertifikat resmi dan Kartu Tanda Anggota (KTA) satpam serta berpeluang ditempatkan di berbagai proyek perusahaan.
Selain materi teori, peserta juga menjalani praktik penggunaan tongkat tonfa/Polri dan borgol besi sebagai alat pertahanan diri, pengendalian situasi, serta penanganan tersangka secara aman.
Salah satu peserta, Sri Mida Tritis Balden dari Tangerang, mengaku tertarik menekuni profesi satpam karena melihat tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan.
Sementara itu, Ali Aji Salimudin dari Sukabumi berharap pelatihan ini dapat membuka peluang karier baru baginya di bidang keamanan setelah sebelumnya bekerja sebagai pengantar barang.




