Dompet Dhuafa Luncurkan Program Budidaya Madu Hutan di Gunungkidul

Peluncuran program buddidaya madu hutan/ Republika.co,.id

GUNUNGKIDUL – Dompet Dhuafa Yogyakarta dan BMT Ummat telah meluncurkan program budidaya lebah madu hutan di Hutan Wanagama, Desa Banaran, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul, DIY.

Dalam program tersebut Dompet Dhuafa menyerahkan  bantuan  berupa stup atau rumah lebar untuk menambahk populasi lebah hutan ekosistem di Hutan Wanagama.

Kepala Cabang Dompet Dhuafa Yogyakarta, Bambang Edi Prasetyo mengatakan, program ini berawal dari program Call for Proposals yang diadakan Dompet Dhuafa, BMT Ummat dan mitra-mitra binaan.

Proposal melalui beberapa tahap penilaian seperti presentasi dan verifikasi lapangan, Kelompok Sumber Rejeki dirasa memiliki potensi yang sangat besar untuk dapat berkembang lewat konsep pemberdayaan. Terlebih, Bambang merasa, tongkat estafet keahlian budidaya wajib diteruskan.

“Sehingga, budidaya lebah tersebut kelak tetap dapat diteruskan oleh generasi muda,” kata Bambang, Selasa (9/4/2019), dilansir Republika.co.id.

Tidak cuma stup, ia menekankan, Dompet Dhuafa akan memberikan dukungan pengemasan, perluasan merk dan pendampingan dari segi penguatan manajemen kelompok.

Dukungan itu akan dikolaborasikan bersama BMT Ummat Wonosari. Bambang berharap, pelaksanaan program itu dapat pula mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Wakil Bupati Gunungkidul, Imawan Wahyudi meyakini, program kerja sama ini halalan thoyyiban dan membawa keberkahan bersama. Baik bagi masyarakat, kelestarian hutan maupun bagi pendukung program.

“Harapannya, ke depan Hutan Wanagama ini dapat memberikan manfaat yang lebih besar ketika ada sinergitas bersama antara BMT Ummat dan Dompet Dhuafa,” ujar Imawan.
Selain Kepala Cabang Dompet Dhuafa Yogyakarta dan Wakil Bupati Gunungkidul, peluncuran dihadiri Direktur Hutan Wanagama, Camat Playen dan pengurus-pengurus BMT Ummat.

Advertisement