Siapa pun PM Israel yang Baru, Tetap Jadi Musuh Hamas

ilustrasi

JAKARTA – Setelah rakyat Israel menggunakan hak pilihnya dalam pemilu parlemen pada Selasa (9/4) lalu, Hamas menyatakan siapa pun pemenangnya tetap menjadi musuhnya.

Pemilu Israel itu sekaligus menjadi persaingan antara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang berpeluang kembali menjabat untuk masa jabatan kelima, dengan penantangnya, Benny Gantz.

Namun melalui sebuah pernyataan, Hamas menjanjikan tidak akan berhenti berjuang melawan pendudukan Israel, tak peduli siapa pun yang akan memenangkan pemilu.

“Setiap pemerintahan yang terbentuk nantinya itu adalah pendudukan di atas tanah kami, dan kami harus menghadapinya dengan tekad nasional dan kekompakan. Setiap partai Zionis mewakili sisi koin yang sama, yang merupakan bentuk pendudukan,” lanjut pernyataan Hamas, dikutip AFP (11/4).

Advertisement