SUKABUMI, KBKNEWS.id — Dompet Dhuafa secara resmi meluncurkan program Kebun Pangan Madaya di kawasan Pesantren Tahfizh Green Lido (PTGL), Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (24/7/2026). Program ini mendukung visi-misi pemerintah untuk menyukseskan ketahanan pangan.
Inisiatif ini dirancang sebagai langkah strategis untuk memproduktifkan lahan-lahan yang belum optimal, sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat berbasis pemberdayaan lokal. Kegiatan ini sekaligus rangkaian peringatan Milad ke-33 Dompet Dhuafa yang mengusung tema “Akselerasi Filantropi Hijau”.
Peluncuran gerakan ini menjadi salah satu pilar utama rangkaian peringatan Milad Dompet Dhuafa yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan berbasis komunitas. Melalui Kebun Pangan Madaya, Dompet Dhuafa mendorong pemanfaatan pekarangan rumah, kebun komunitas, hingga kawasan kantor untuk diubah menjadi sumber pangan berkelanjutan sekaligus sumber ekonomi baru bagi keluarga penerima manfaat.
Ali Bustomi, GM Penghimpunan dan Literasi Wakaf Dompet Dhuafa Pusat Ali Bustomi menyampaikan bahwa aset wakaf PTGL seluas ribuan meter persegi tersebut semula merupakan pemberian wakif Almarhum Benyamin Parwoto pada sekitar tahun 2016–2017.
“Insyaallah program ini monumental dan mendapat penghargaan dari nazhir wakaf,” ujarnya.
Berakad Mu’abbad Khairi (wakaf abadi untuk kemaslahatan publik), kawasan ini dikembangkan dengan konsep terpadu antara pendidikan keagamaan pesantren dan aktivitas ramah lingkungan yang hijau.
Selain fokus pada pembelajaran santri dan pengembangan fasilitas pesantren, kawasan PTGL kini didukung oleh sektor produktif hijau yang signifikan. Di area ini terdapat lahan kebun terbuka seluas 1.000 meter persegi di sisi kiri, fasilitas greenhouse modern seluas lebih dari 1.000 meter persegi, serta lahan pertanian produktif lainnya di sisi kanan yang siap dipanen guna menopang kemandirian operasional pesantren.

“Pada kesempatan ini, Dompet Dhuafa terus meluaskan kebermanfaatan program pemberdayaan sekaligus menguatkan ketahanan pangan. Di Pesantren Tahfizh Green Lido ini menjadi salah satu titik penanda bergulirnya program Kebun Pangan Madaya. Bismillah, kita hadirkan gerakan ini bagi para petani berdaya di tanah sendiri,” kata Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini saat memberikan sambutannya dalam kesempatan yang sama.
Program Kebun Pangan Madaya sendiri digagas oleh Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa melalui payung Kebun Sehat Masyarakat. Hingga tahun 2026, jaringan lingkungan hijau produktif ini telah menjangkau 10 provinsi di Indonesia—termasuk Aceh, Sumatra Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, hingga Papua—dengan total 13 titik kebun komunitas dan 247 skala rumah tangga.
Secara nasional, program ini telah melibatkan lebih dari 765 penerima manfaat serta didampingi oleh 124 kader lapangan. Keberhasilan program ini terbukti nyata dengan capaian 100 persen dukungan pemberian makanan tambahan berbasis bahan pangan lokal yang diproduksi secara mandiri oleh masyarakat sekitar.
Di samping keberhasilan tersebut, pengembangan Kebun Pangan Madaya juga terus menghadapi tantangan seperti kepastian status lahan, komitmen pengelola, dan faktor lingkungan alami. Oleh karena itu, Dompet Dhuafa menekankan pentingnya penguatan kelembagaan dan legalitas lahan agar ekosistem pemberdayaan ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan dalam jangka panjang.
Pengembangan fasilitas fisik PTGL juga terus melangkah maju melalui kolaborasi strategis antar-lembaga. Saat ini sedang dilakukan pembangunan asrama santri tiga lantai yang memanfaatkan pendanaan inovasi instrumen keuangan syariah berupa Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) hasil kerja sama Dompet Dhuafa, Kementerian Keuangan (DJPPR), dan CIMB Niaga Syariah.
Acara peluncuran tersebut turut dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan dan tokoh masyarakat lokal, di antaranya Kasi Pemerintahan Kecamatan Cicurug Yuda, Kepala Desa Benda Hamdan, Pengasuh PTGL Ustaz Juli, serta para mitra pelaksana program dari YPUU, YRST, dan RS LST Dompet Dhuafa.





