JAKARTA, KBKNEWS.id — Dompet Dhuafa menjajaki kerja sama kemanusiaan dengan Kedutaan Besar Lebanon untuk Indonesia guna memperkuat dukungan bagi penyintas dan pengungsi Palestina di Lebanon.
Pertemuan bersama Duta Besar Lebanon, Salam Al Achkar, berlangsung di Philanthropy Building, Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2026).
Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi dalam penanganan krisis kemanusiaan, terutama pemenuhan kebutuhan dasar dan pasokan medis bagi pengungsi Palestina. Beirut dan Tyre menjadi dua wilayah yang mendapat perhatian dalam pemetaan kebutuhan bantuan.
Duta Besar Lebanon Salam Al Achkar menjelaskan, perlengkapan kesehatan menjadi salah satu kebutuhan mendesak selain bantuan dasar. Ia berharap pertemuan ini dapat membuka peluang kerja sama sekaligus mempermudah koordinasi penyaluran bantuan kemanusiaan dari Indonesia.
“Saya merupakan representatif negara saya, maka saya bertanggung jawab. Kami memberikan overview untuk bagian-bagian mana saja yang bisa kita jajaki kerja sama, lalu kami akan upayakan bantu fasilitasi. Saya sangat berterima kasih atas pertemuan yang baik ini,” ujar Salam.
Ia menambahkan, bentuk bantuan akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Dompet Dhuafa nantinya akan berperan dalam memetakan kebutuhan melalui asesmen agar dukungan yang diberikan tepat sasaran.
Ketua Dewan Pengurus Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, menyambut baik penjajakan kerja sama tersebut.
Ia menegaskan komitmen lembaganya untuk menyalurkan amanah masyarakat Indonesia dalam membantu masyarakat terdampak krisis kemanusiaan di berbagai negara.
Dompet Dhuafa juga menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti pemetaan kebutuhan darurat di Lebanon, khususnya penyediaan perlengkapan medis dan bantuan dasar bagi penyintas Palestina di Beirut dan Tyre.
Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen kedua pihak untuk mematangkan skema kerja sama teknis. Langkah ini diharapkan dapat membuka jalan bagi penyaluran bantuan dari Indonesia ke wilayah yang membutuhkan perlindungan dan dukungan kemanusiaan.





