JAKARTA – Program Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa tahun ini menargetkan sebanyak 40.000 hewan kurban setara doka (domba kambing) secara Nasional, yang akan didistribusikan ke pelosok negeri di 34 provinsi dari Sabang hingga Merauke.
Ketua THK 2022, Dian Mulyadi, menjelaskan, Dompet Dhuafa dengan upayanya menghadirkan DD Farm di 10 provinsi.
“Untuk memenuhi target tersebut, maka, selain DD Farm, Dompet Dhuafa juga mengupayakan pemberdayaan masyarakat peternak lokal (kandang komunal) yang tentu juga menjadi target #JadiManfaat dalam program THK ini,” jelas Dian Mulyadi dalam gelaran Kurbanaval 2022 di Anjungan Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat, pada Minggu (12/6/2022).
“Selain di Indonesia, kami (Dompet Dhuafa) juga menargetkan distribusi hewan kurban ke beberapa negara yang mengalami konflik kemanusiaan seperti di Palestina, Suriah, Afghanistan, juga negara yang mengalami krisis pangan seperti di Timor Leste, dan muslim minoritas di Mindanao (Filipina), dan lainnya,” imbuhnya
Dengan berkurban melalui Dompet Dhuafa, harapannya bisa memaksimalkan potensi peternak lokal agar mereka bisa berdaya mandiri, secara ekonomi terangkat. Riset dari lembaga IDEAS, bahwa selama ini penyebaran daging kurban banyak berpusat di kota-kota besar. Maka, dengan adanya pemberdayaan lokal hingga di pelosok, itu menjadi titik sebaran bagi mereka yang juga belum pernah merasakan daging kurban hingga saat ini, sehingga kurban #JadiManfaat .
“Serta terkait PMK (Penyakit Mulut dan Kuku), Dompet Dhuafa turut melakukan mitigasi dengan detail. Kami melibatkan banyak mitra dari Dinas Kesehatan Hewan serta dokter-dokter hewan, untuk ikut terlibat dalam melakukan pemeriksaan hewan kurban di kandang-kandang kami, agar menjadi jaminan bagi para pekurban donatur Dompet Dhuafa,” papar Dian Mulyadi, dikutip dari dompetdhuafa.org.





