JAKARTA – Beberapa bencana terjadi di awal tahun 2021 di Indonesia, dan Dompet Dhuafa terus bergerak dan melangkah merespon kejadian bencana tersebut.
“Berbagai bencana nasional yang terjadi selama kurang dari sebulan ini, menjadi tugas Dompet Dhuafa untuk terus bergerak dan melangkah terdepan dalam tanggap respon bencana di seluruh Indonesia,” ujar Ketua Yayasan Dompet Dhuafa, Nasyith Majidi, dikutip dari dompetdhuafa.org.
Pada awal Januari, Dompet Dhuafa melalui Tim SAR DMC DD sudah bergerak pada kecelakaan pesawat Sriwijaya Air dan Dompet Dhuafa Jawa Barat terjun dalam bantuan untuk longsor di Sumedang.
Dompet Dhuafa kemduian merespon dan mengoptimalkan seluruh jaringan di Indonesia. “Banjir di Kalimantan Selatan, Alhamdulillah kami turun dengan jaringan cabang Dompet Dhuafa dan Gempa di Majene, Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, Dompet Dhuafa Sulawesi Tengah, serta Tim SAR Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa turut serta merespon bencana tersebut,” tambahnya.
Belum cukup sampai disitu, bencana gempa menyusul terjadi di Sulawesi Barat. Tim SAR DMC Dompet Dhuafa dan rekan-rekan dari Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah pun berkolaborasi dalam respon Indonesia Siap Siaga di Sulawesi Barat, tepatnya Mamuju dan Mejene.
Langkah tersebut untuk membantu respon menyisir para korban dan meninjau segala kerusakan, serta kebutuhan untuk masyarakat terdampak gempa tersebut.
“Dompet Dhuafa juga mengharapkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersama-sama, bergotong-royong dalam meringankan saudara-saudara kita di Indonesia yang tertimpa bencana. Melalui Indonesia Siap Siaga, harapannya Dompet Dhuafa terdorong bergerak lebih maju dalam respon kemanusiaan di seluruh pelosok Indonesia,” tambah Nasyith Majidi.





