PALEMBANG – Dompet Dhuafa cabang Sumatera Selatan menginisiasi Program UMKM Naik Kelas pada Selasa (5/12) untuk mendorong usaha-usaha kecil di kalangan masyarakat untuk maju dan berkembang.
Program UMKM Naik Kelas 1 terasbeut resmi dirilis di Aula Dinas Tenaga Kerja Kota Palembang, Jl Ade Irma Nasution No 125, Sungai Pangeran, Palembang. Acara dihadiri oleh Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sumsel, Rizki Asmuni, Ketua ASPENKU Sumsel, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Palembang, dan perwakilan Dinas Koperasi dan banyak UMKM Provinsi Sumsel.
Sementara ada sebanyak 20 UMKM yang didukung oleh Program UMKM Naik Kelas kali ini. Pelaksana Program Ekonomi Dompet Dhuafa Sumsel, Shasky Eka Cahyani, menyebutkan bahwa para peserta program akan menjalani pembinaan intensif, termasuk pelatihan kewirausahaan selama enam pekan.
Setiap pekannya, peserta UMKM Naik Kelas 1 akan mendapatkan pendampingan langsung dari mentor yang berpengalaman. Para mentor adalah anggota dari Asosiasi Pengusaha Kue dan Kuliner (ASPENKU) Provinsi Sumatera Selatan, di bawah kepemimpinan Bunda Rayya.
Pada sesi perkenalan program, Shasky Eka Cahyani menjelaskan bahwa tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan keterampilan dan kapasitas para pelaku UMKM. Sehingga, ke depan mereka dapat bersaing lebih baik di pasar ekonomi yang makin kompetitif.
“Puncak dari program ini akan melibatkan seleksi ketat, di mana 10 UMKM terbaik akan dipilih untuk mengikuti program lanjutan UMKM Naik Kelas 2. Serta, menerima bantuan tunjangan usaha sebagai bentuk dukungan tambahan dari Dompet Dhuafa Sumsel,” ungkap Shasky.
Dia berharap program ini tidak hanya menjadi langkah maju bagi UMKM yang terlibat, tetapi juga akan memberikan dampak positif yang lebih luas pada perekonomian di Sumatra Selatan.





