KABUL – Dua ledakan menghantam ibukota Afghanistan, Kabul, Senin (30/4/2018) danĀ menewaskan sedikitnya 21 orang, termasuk seorang fotografer untuk kantor berita Prancis, AFP.
Fotografer, Shah Marai, berada di antara sekelompok wartawan yang terjebak dalam ledakan kedua saat mereka melaporkan ledakan awal.
Serangan itu terjadi hanya seminggu setelah ledakan di pusat pendaftaran pemilih menewaskan 60 orang, di tengah peringatan oleh pejabat keamanan terhadap risiko meningkatnya serangan menjelang pemilihan parlemen yang direncanakan pada bulan Oktober.
Ledakan pertama Senin di daerah Shashdarak dekat danĀ di luar kementerian pembangunan kota dan perumahan.
Empat orang tewas dan lima lainnya cedera dalam ledakan pertama, kata Najib Danish, juru bicara kementerian dalam negeri, menambahkan bahwa pihak berwenang telah mengirim ambulans ke lokasi kejadian.
Ledakan kedua terjadi di samping wartawan yang telah berkumpul untuk menutupi ledakan pertama, membunuh atau melukai sejumlah fotografer dan juru kamera, sebagaimana dilansirĀ Reuters.





