Dua Mahasiswa Iran yang Dideportasi AS Ajukan Pengaduan Hak Sipil

ilustrasi/IST

BOSTON – Dua  mahasiswa asal Iran yang ditolak masuk Amerika padahal akan melanjutkan sekolah, telah mengajukan pengaduan pelanggaran hak sipil kepada Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS).

Keduanya adalah Shahab Dehghani, mahasiswi Universitas Northeastern dan Reihana Emami Arandi yang dijadwalkan mulai kuliah di Universitas Harvard.

Arandi (35 tahun), dalam pengaduannya pada tanggal 30 Januari mengatakan ia ditahan pada tanggal 18 September dan diinterogasi selama hampir delapan jam tentang kehidupan dan pandangannya, termasuk tentang peristiwa yang sedang terjadi di Timur Tengah.

Sementara pengacara Dehghani, dilansir VOA,  mengatakan kliennya diperbolehkan memasuki Amerika tiga kali dalam beberapa tahun belakangan untuk kuliah di Boston. Namun dia ditolak masuk dan dideportasi pada bulan Januari.

Kedua mahasiswa memiliki visa Amerika yang masih berlaku saat tiba di Amerika dan sudah menjalani pemeriksaan yang menyeluruh oleh Departemen Dalam Negeri.

Petugas pemerintah juga diduga mengabaikan perintah pengadilan darurat yang menunda pemulangan Dehghani untuk sementara waktu sampai kasusnya dihadapkan di pengadilan.

Advertisement