TANGSEL (KBK) – Sebelum penggerebekan terduga teroris dilakukan pada Rabu pagi (21/12/2016) ada dua mobil mencurigakan yang selalu parkir ditempat yang sama .
Menurut Agus warga RT 002, RT 01 Babakan, Kacamatan Setu, Tangsel, Banten mobil tersebut ternyata milik pihak kepolisian yang saat itu hendam melakukan penggerebekan. Namun urung dilakukan karena tepat didepan rumah terduga teroris tengah digelar tahlilan.
“Saya sempat curiga ada dua mobil parkir disitu terus. Temen-temen juga udah pada bilang ada Nissan Terano dan Pajero Hitam yang mencurigakan,” jelas Agus kepada KBK, Rabu (21/12/2016).
Agus mengatakan tidak jatuhnya korban sipil tak terlepas dari pihak RT yang kooperatif. Lukman Bodong Ketua RT 001 mengaku sedari malamnya ia sudah diberitahu oleh pihak kepolisian bahwa ada warganya yang tengah menjadi buruan.
“Jadi malamnya itu polisi ngasih tahu saya. Tapi saya di suruh diam dulu,” kata Lukman.
Saat penggerebekan dikatakan para warga Lukman aktif mengevakuaso warga menjauh dari lokasi.
“Waktu baku tembak pak RT Â berkeliling untuk mengevakuasi warga. Itu semua berkat koordinasi dari polisi yang ada di dua mobil itu,” terangnya.





