BEKASI – Dua sekolah swasta yang dihuni kalangan siswa keluarga mampu di Bekasi, Jawa Barat melakukan penolakan atas program nasional Imunisasi Campak-Rubella 2017.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Kusnanto Saidi mengatakan jika pihaknya telah berusaha meminta klarifikasi atas penolakan, tersebut, namun tim di lapangan sempat kesulitan untuk masuk ke sekolah pada Rabu (2/8/2017) siang.
Menurut dia, seperti dilansir Antara, kedatangan petugas Dinas Kesehatan Kota Bekasi sempat ditolak oleh dua sekolah swasta yang enggan berpartisipasi pada program vaksinasi pemerintah pusat.
Dugaan pihaknya, kalangan orang tua siswa masih ragu dengan keaslian dan kehalalan vaksin yang ditawarkan pemerintah, apalagi beberapa waktu lalu marak vaksin palsu yang dibuat oleh warga Kota Bekasi.
Kusnanto mengatakan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk menjembatani persoalan ini.
“Informasi terakhir yang saya dapat. Mereka kemungkinan mau mengikuti program vaksinasi ini. Tapi kita masih menunggu konfirmasi langsung dari pihak sekolah,” katanya.





