MAKASSAR – Keberadaan Muhammad Sofyan dan Ismail Tiro, sandera yang berhasil lolos dari tawanan abu Sayyaf kini belum juga diketahui, padahal sebelumnya Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengklaim sudah menyerahkan Sofyan dan Ismail kepada pihak keluarga.
Namun, keluarga mereka di Maros dan Takalar, Sulawesi Selatan, menyatakan belum bertemu dengan dua orang itu.Daeng Tojeng, ayah Sofyan, mengaku tidak tahu di mana putranya berada. “Kemarin malam (Selasa, 30/8, Red) Sofyan menelepon neneknya, bilang mau pulang hari ini (kemarin, 31/8),” katanya.
Tapi janjinya tidak terjadi. “Sebentar sekali teleponnya,” ujar Daeng Tojeng. Begitu juga dengan istri Ismail, Marwah, yang juga resah atas kondisi sang suami. Sejak ada kabar Ismail kembali ke tanah air, dia belum pernah berkoÂÂmunikasi. “Belum tahu kapan dipulangkan. Belum ada informasi. Kami masih menunggu,” ucapnya.
Dilansir Jawapos, Kamis (1/9/2016), menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), dua orang tersebut memang belum dipulangkan. Mereka dimintai keterangan terkait situasi pada saat penculikan. “Tentu ingin ditanyai ada apa nih, ke mana. Yang lain bagaimana,” kata JK di Jakarta International Expo, Rabu (31/8/2016) kemarin.
JK menjelaskan, prosedur menanyai korban sandera yang baru pulang itu adalah hal yang wajar. “Selalu begitu. Tentu semua orang yang disandera pertama kesehatannya dicek,” ungkapnya. Dia memastikan bahwa Sofyan dan Ismail masih diperiksa. “Itu kan proses sekuriti,” imbuhnya.
Sementara itu Deputi Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Aparatur Kemenko Polhukam Marsekal Muda Warsono tidak berkomentar terkait dengan keberadaan Sofyan dan Ismail. “Saya lagi off, mau berangkat haji. Maaf tidak bisa memberikan komentar,” ujarnya kemarin.
Di lain tempat, Juru Bicara Kemenlu Arrmanatha Nasir menegaskan, pihaknya sudah benar-benar menyerahkan Sofyan dan Ismail kepada perwakilan keluarga. Hal itu sudah ditunjukkan dalam foto dokumentasi dalam rapat kerja di Komisi I DPR kemarin. Dengan alasan menghormati keinginan keluarga, Kemenlu tak mem-publish foto tersebut.
Menurut Arrmanatha, pihak Sofyan dan Ismail memang ingin menjaga privasi untuk sementara waktu. Nah, hal itulah yang bisa jadi membuat keduanya belum pulang ke kampung halaman masing-masing.
“Yang jelas, mereka sudah tiba dengan selamat di Indonesia dan sudah diserahkan kepada keluarga pekan lalu. Soal keputusan mereka untuk tidak pulang terlebih dahulu, itu hak mereka,” tuturnya.





