DUAAARRR…Pesawat tabrakan sebabkan kebakaran hebat, disini lokasinya

Pesawat Japan Airlines terbakar usai bertabrakan dengan pesawat coast guard. Sumber : Reuters/Issei Kato

Tokyo-Sebuah pesawat milik maskapai penerbangan Jepang, Japan Airlines (JAL) dilaporkan terbakar di Bandara Haneda, Tokyo, Jepang pada Selasa (2/1/2024) waktu setempat. Mengutip pemberitaan dari Bloomberg pada Selasa (2/1/2024), seorang juru bicara Japan Airlines menyebutkan, seluruh 367 penumpang, termasuk 8 balita serta 12 awak kabin pesawat tersebut telah berhasil dievakuasi dengan selamat.

Data dari FlightRadar24 menyebutkan, pesawat itu lepas landas dari Bandara New Chitose di dekat Sapporo pada pukul 04.27 sore waktu setempat dan mendarat pada pukul 05.47 sore waktu lokal. Sementara itu, berdasarkan, video yang disiarkan oleh kantor berita NHK, kebakaran tersebut terlihat pada badan pesawat.

Insiden tabrakan dua pesawat ini, menurut televisi terkemuka Jepang NHK, terjadi setelah Japan Airlines mendarat di landasan C Bandara Haneda. Japan Airlines yang mengalami insiden itu memiliki nomor penerbangan 516 yang lepas landas dari Bandara Chitose Baru di Hokkaido menuju Bandara Haneda di Tokyo.

Tayangan NHK menunjukkan pesawat Japan Airlines itu bergerak cepat di sepanjang landasan sebelum ledakan yang memicu kobaran api muncul pada bagian bawah pesawat.

Muncul Api Dekat Area Mesin
Selain itu, dalam tayangan NHK juga terlihat api muncul dari dekat area mesin pesawat dan para petugas pemadam kebakaran bergegas berusaha memadamkan api. Hingga pukul 18.30 waktu setempat, pesawat penumpang itu hampir seluruhnya dilalap api.

Berdasarkan video yang ditampilkan Reuters, video direkam oleh penumpang di dalam pesawat yang terbakar. Rekaman tersebut memperlihatkan kondisi dalam pesawat yang penuh asap di luar jendela. Para penumpang dalam video juga terlihat mengenakan masker. Ada pula penumpang yang tampak berjalan meninggalkan kursi.

Tidak hanya itu, perekam tampak menyorot kondisi mesin pesawat di bagian sayap. Api dan asap terlihat keluar dari dalam mesin.

Mengutip Reuters, Rabu (3/1), sebanyak 379 orang dalam pesawat Airbus A350 Japan Airlines berhasil dievakuasi setelah tabrakan dengan pesawat turboprop De Habilland Dash-8 Coast Guard. Namun kecelakaan ini menewaskan lima dari enam awak pesawat turboprop De Habilland Dash-8 Coast Guard.

Sejumlah orang yang mengetahui penyelidikan tersebut mengatakan bahwa Japan Safety Transport Board (JTSB) akan memimpin penyelidikan dengan partisipasi dari lembaga-lembaga di Prancis, tempat pesawat itu dibuat, dan Inggris tempat dua mesin Rolls-Royce diproduksi.

Salah satu tugas pertama adalah memulihkan perekam kotak hitam dengan data penerbangan dan rekaman suara kokpit.

Para ahli mengatakan lokasi kecelakaan berarti bukti fisik, data radar dan laporan saksi atau rekaman kamera kemungkinan besar akan tersedia, sehingga memudahkan tugas forensik.

KBRI Tokyo cari kemungkinan ada WNI

Kedutaan Besar RI (KBRI) Tokyo langsung berkoordinasi dengan otoritas Bandara Haneda Jepang, mencari informasi kemungkinan adanya warga negara Indonesia (WNI) dalam insiden pesawat Japan Airlines yang terbakar pada Selasa (2/1) sore.

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha mengatakan saat ini KBRI Tokyo sedang bergerak untuk berkoordinasi, pasca insiden ini.

“KBRI Tokyo sedang berkoordinasi dengan otoritas bandara mengenai kemungkinan adanya penumpang WNI pada pesawat JAL (Japan Airlines) tersebut,” kata Judha dalam keterangannya.

Selain itu, KBRI Tokyo juga mengantisipasi kemungkinan adanya WNI yang terjebak di Bandara Haneda, karena adanya pembatalan sejumlah penerbangan.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here