THAILAND – Dai Ambassador Dompet Dhuafa penugasan Thailand mendapat undangan pertemuan ari Duta Besar Thailand di Kantornya.
ndangan yang disampaikan Dr Engkos Kosasih Lc, MA, salah satu Dai Dompet Dhuafa yang ditugaskan di KBRI itu disambut baik Dai Dompet Dhuafa Thailand yang bertugas di lokasi masing-masing dan langsung bergegas mempersiapkan diri menuju KBRI di Thailand. Mereka memesan kendaraan dari daerah Sathon menuju daerah Phetchaburi Road.
Dubes RI untuk Thailand, Rachmat Budiman dan sejumlah stafnya lantas menyambut para Dai Dompet Dhuafa dengan ramah. Ia juga ditemani Atase Riset serta Sofyan, Mitra Dompet Dhuafa di Thailand.
Dalam pertemuan yang kurang lebih menghabiskan waktu satu setengah jam itu para Dai Dompet Dhuafa menerima pesan penting dari Dubes TI terkait tentang tantangan dakwah di era modern.
Dubes mengajak untuk sama-sama berpikir tentang pentingnya menjaga kewibawaan dan kualitas Islam di tengah tantangan dakwah yang makin besar, terlebih di luar negri. Dubes RI menekankan pentingnya pengamalan Islam yang benar dalam kehidupan sehari-hari sebagai implementasi dari Islam rahmatan lil ‘alamin. Menurut Dubes, itulah kunci dalam menjawab tantangan di atas.
Para Dai Dompet Dhuafa pun merespons pesan Dubes RI dengan antusiasme, sekaligus mengikrarkan kesiapan untuk menjawab tantangan dakwah tersebut.
Selain itu, Dubes RI juga menekankan pentingnya literasi membaca bagi seorang muslim. Menurut Ustaz Dasram, Rachmat Budiman berulang kali menyebutkan tradisi “iqra” atau membaca. Ia menegaskan bahwa “iqra” bukan hanya sekedar membaca buku, melainkan membaca dengan makna yang lebih luas, menganalisis, merenung, menganalisa dan memutuskan. Kesemuanya itu, menurut Rachmat juga termasuk dalam literasi membaca.
Para Dai pun menangkap pesan tersebut dan berupaya melakukan pendekatan yang tepat dalam menyampaikan pesan Islam kepada masyarakat yang beragam. Terlebih kini adalah zaman media sosial. Untuk itu, kemampuan membaca atau literasi menjadi sangat penting.





