‘Tubuh saya sakit’
Seperti dilaporkan Reporter Al Jazeera, Step Vaessen, dari Provinsi Jawa Timur, Indonesia, ditemukan anak-anak berusia 10 tahun sudah bekerja di perkebunan tembakau, meskipun negara memiliki batas usia minimum untuk bisa menjadi pekerja setelah berumur 15 tahun.
Ebing, seorang pekerja anak di provinsi itu, mengatakan kepada Al Jazeera: “Saya merasa lelah kadang-kadang dan tubuh saya sakit, tangan saya selalu hitam karena getah tembakau, saya melipat daun dan mengeringkannya.”
Prio Adi Nugroho, seorang Peneliti tentang pekerja anak, mengatakan, perusahaan tembakau menutup mata dan tidak pernah menyelidiki operasi di perkebunan, meskipun mereka tahu perkebunan te,bakau itu, menggunakan pekerja anak.
Para peneliti juga khawatir para pekerja anak ini, juga memulai merokok begitu awal dalam hidup mereka.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, 36,2 persen anak laki-laki Indonesia yang berusia 13 tahun – 15 tahun sudah merokok.
Berikut Videonya :




