Elon Musk Sarankan Indonesia Miliki Internet Berkecepatan Tinggi

0
125
Elon Musk. (Foto: AP/Jae C. Hong)

JAKARTA – Pebisnis asal Amerika Serikat (AS) Elon Musk, yang juga pemilik baru Twitter Inc menyatakan bahwa penting bagi Indonesia memiliki internet dengan kecepatan tinggi di seluruh Tanah Air.

Menurutnya, apapun yang berkaitan dengan internet, jika kita memiliki perangkat dan akses yang murah pada internet, kita akan bisa belajar apapun dari internet.

“Misalnya, belajar dari kampus MIT (Massachusetts Institute of Technology),” katanya pada ajang “Intergenerational Dialogue for Our Emerging Future” di Bali, dilansir dari Antara, Senin (14/11/2022)

Elon Musk menjelaskan bahwa dengan internet, masyarakat mudah belajar apapun secara gratis. Oleh karena itu, penting adanya penyediaan akses internet. Paling tidak, pada level pendidikan yang memungkinkan siswa belajar melalui internet.

Dalam kesempatan itu, CEO Tesla Motors tersebut berdialog dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim.

Acara itu merupakan kolaborasi antara Tri Hita Karana (THK) Future Knowledge Summit dan Festival Kampus Merdeka (FKM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves), dan lembaga nirlaba Upaya Indonesia Damai atau yang juga dikenal sebagai United In Diversity (UID).

Kolaborasi itu merupakan upaya bersama untuk mewujudkan visi nasional dalam mempercepat Indonesia maju dengan sumber daya manusia yang unggul

Mendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim, mengatakan bahwa konsep lintas generasi merupakan konsep penting dalam keberlanjutan. Sebab, mewakili pentingnya berkolaborasi dalam upaya mewujudkan masa depan yang lebih baik.

Dengan mengedepankan kolaborasi lintas sektor dan lintas generasi, kata dia, pendidikan memainkan peran penting dalam mendorong masa depan yang lebih baik.

Kemendikbudristek melalui program prioritas Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) menggerakkan transformasi pendidikan tinggi, serta mengoptimalkan kesiapan mahasiswa dalam menjawab tantangan perubahan zaman.

“Sistem pendidikan Indonesia saat ini mulai mengarah ke sana dengan kebijakan Merdeka Belajar. Kebijakan kami ini berangkat dari prinsip berkolaborasi untuk berinovasi. Khusus untuk jenjang pendidikan tinggi, dengan Merdeka Belajar Kampus Merdeka kami berupaya meruntuhkan sekat-sekat antara perguruan tinggi, industri, dan masyarakat,” tutur Nadiem.

Advertisement div class="td-visible-desktop">