Empat Jaringan Geng Eropa Paksa Anak-anak Mencuri

Ilustrasi/ Tribunnews

BELANDA – Sejumlah geng di Eropa dilaporkan Polisi Belandatelah memaksa sekitar 300 anak-anak untuk melakukan pencurian US$1.100 atau Rp14,6 juta per hari.

Sejauh ini terdapat empat jaringan yang telah diketahui melakukan aksi tersebut, diantaranya beroperasi di Belanda, Spanyol, Austria, Kroasia dan Bosnia.

Dilansir dari BBC, Kamis (23/6/2016), enam anak yang hilang di Belanda ditemukan dalam keadaan yang menyedihkan di Spanyol minggu lalu. Polisi juga berhasil membekuk satu pasangan usia 40-an yang diduga menjadi salah satu anggota geng.

Para jaksa mengatakan praktik ini adalah jenis baru perbudakan modern. Operasi ini dimulai setahun lalu ketika penyelidik Amsterdam Central Station memperhatikan sekelompok anak yang berulang kali mencuri di bawah arahan orang dewasa.

Anak-anak itu dikeluarkan dari sekolah untuk melakukan pencurian, bahkan polisi yakin anak perempuan di bawah umur juga telah menjadi korban perkosaan dan ada yang hingga hamil.

Hal tersebut diyakini ketika polisi menangkap sepasang warga Eropa Timur dalam sebuah penggerebekan sebuah rumah susun di Barcelona, Spanyol pada tanggal 15 Juni 2016, mereka menemukan seorang bayi dan lima anak lainnya di bawah umur 15 tahun.

Advertisement