Erupsi Lagi, Gunung Ibu Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 4 km

Erupsi Gunung Ibu, Senin (13/5)/ foto: Antara

JAKARTA – Gunung Ibu di Pulau Halmahera, Maluku Utara, mengalami erupsi yang mengakibatkan awan abu vulkanik membumbung setinggi sekitar empat kilometer.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Ibu, Axl Roeroe, melaporkan bahwa letusan tersebut terjadi pada pukul 08.00 WIT. “Kolom abu terlihat berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat,” ujarnya dalam keterangannya, Jumat (17/5/2024).

Roeroe mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu untuk menggunakan masker dan kacamata guna melindungi diri dari abu vulkanik yang dapat tersebar akibat angin.

Pada 16 Mei 2024 pukul 15.00 WIT, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menaikkan status Gunung Ibu dari Siaga (Level III) menjadi Awas (Level IV).

Keputusan peningkatan status ini diambil karena peningkatan jumlah gempa dan lontaran abu vulkanik yang lebih tinggi dari biasanya.

Pada periode 1-15 Mei 2024, tercatat di Gunung Ibu sebanyak 40 kali gempa letusan, tujuh kali gempa guguran, 1.850 gempa hembusan, 49 gempa harmonik, dan 13 gempa tornillo.

Selain itu, terjadi 7.590 kali gempa vulkanik dangkal, 80 gempa vulkanik dalam, satu gempa tektonik lokal, 132 gempa tektonik jauh, dan satu gempa terasa.

Pada 16 Mei 2024, Badan Geologi mencatat empat kali gempa erupsi, dua kali gempa guguran, 241 kali gempa embusan, 28 gempa harmonik, 1.911 kali gempa vulkanik dangkal, 26 gempa vulkanik dalam, satu gempa tektonik lokal, dan sembilan gempa tektonik jauh.

Gunung Ibu merupakan gunung api tipe strato dengan ketinggian puncak 1.340 meter di atas permukaan laut (mdpl), terletak di Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara.

Badan Geologi memantau aktivitas gunung ini secara visual dan instrumental dari pos pengamatan di Desa Gam Ici, Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here