Etalase Keinginan

Yudi Latif (Foto: Ist)

Saudaraku, aku melangkah di koridor godaan, rak-rak gemerlap menggoda hasrat. Bukan untuk memiliki segalanya—hanya membilas pandang, tanpa merengkuhnya.

Barang-barang tersusun seperti harap, indah dipandang, tak mesti digenggam. Pantulan cahaya dan rayuan harga tak mampu menyembunyikan sunyi yang dalam.

Langkahku lirih menelusuri ruang, seperti mencari yang lama hilang. Lebih dari benda, lebih dari harga—mungkin sepotong tenang, atau makna.

Wajah-wajah lalu-lalang berlalu, tak menyapa, tapi terasa dekat. Mungkin karena kita pun satu tujuan: menyeka lelah dari hidup yang penat.

Kadang hidup pun begini jalannya: mengitari kemungkinan tanpa kepastian, pulang dengan tangan hampa—tapi barangkali, justru itu arti kepenuhan.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here