Evakuasi Korban Longsor Bengkulu BNPB Kirim Helikopter

Ilustrasi: longsor/IST

JAKARTA (KBK) – Bencana longsor yang terjadi di Desa Lebong Tandai, Napal Putih, Bengkulu Utara yang terjadi pada Kamis (2/12/2015) pukul 01.45 WIB lalu menyebabkan 15 orang warga masih tertimbun material longsor. Tiga orang telah berhasil dievakuasi tim SAR gabungan, 2 orang meninggal dan 1 luka berat.

Karena sulitnya medan untuk evakuasi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan helikopter jenis Bell 412 sejak Sabtu pagi (5/12/2015) untuk membantu evakuasi dan pengiriman bantuan kemanusiaan. Dalam merespon tanggap darurat, BNPB juga memberikan bantuan dana siap pakai sebesar Rp 100 juta.

Demikian disampaikan Sutopo Purwo Nuugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas, BNPB melalui rilisnya.

Dikatakannya, tim gabungan berjumlah 80 personil berada di lokasi. Tim terdiri atas BPBD, TNI, Polri, SKPD, Tagana, Basarnas, dan relawan. Sejumlah 188 personil berada di bawah koordinasi Pos Lapangan di Kantor Kecamatan Napal Putih.

Berdasarkan pantauan lapangan, lanjutnya, beberapa tantangan mencakup sinyal komunikasi di lokasi kurang baik dan kondisi medan. Jalan putus dan hujan menjadi kendala dalam distribusi dan evakuasi.

Selain itu, kata Sutopo, Pos Lapangan telah menerima bantuan dari pihak swasta berupa beras 2 ton, mie instan 200 dus, obat-obatan 36 jenis, selimut 200 lembar, terpal 5 lembar, tenda 4×16 sejumlah 3 unit. Sementara itu, kebutuhan mendesak yang masih dibutuhkan tim lapangan antara lain makanan bagi personil dan relawan dan perlengkapan evakuasi (sepatu karet, jas hujan, cangkul, skop, garpu).

Advertisement