Gaji presiden dipotong, demi atasi kemiskinan

0
92
Warga miskin antri di Liberia sehingga presidennya pun rela dipotong gajinya untuk membantu mereka.

PRESIDEN Liberia Joseph Boakai di tengah upaya memerangi kemiskinan dan korupsi di negerinya, sebagai tanggung jawab pemerintah, bersedia memotong gajinya sendiri sebesar 40 persen.

Boakai terbilang baru menduduki kursi kepresidenan setelah mengalahkan kontestan capres lain yakni legenda klub sepakbola AC Milan George Weah yang merupakan presiden petahana pada Pilpres Januari lalu.

Dalam kampanyenya, Boakai berjanji untuk memperbaiki kondisi kehidupan warga Liberia, mengatasi korupsi yang meluas, dan menegakkan supremasi hukum.

“Pemotongan gaji sukarela presiden mencerminkan tekad untuk memimpin dengan memberi contoh dalam memperkuat akuntabilitas pemerintah dan menunjukkan solidaritas kepada rakyat dan negara,” ungkap Kantor Kepresidenan Liberia dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AFP.

Berdasarkan laporan Bank Dunia 2023, Liberia adalah salah satu negara termiskin di dunia di mana lebih separuh penduduk hidup dalam kemiskinan dan di Indeks Persepsi Korupsi 2023 dari Transparency International di peringkat 145 dari 180 negara.

Presiden Liberia Boakai berdasarkan laporan hasil kekayaannya pada Februari lalu menerima gaji kotor tahunan 13.400 dollar AS (sekitar Rp 218 juta) sehingga  setelah dipotong, gajinya tinggal 8.040 dollar AS (sekitar Rp 130 juta).

Deklarasi aset yang ia publikasikan pada bulan Juni sebagai langkah transparansi tidak menyebutkan tunjangan apa pun di luar gajinya. Kekayaan bersih tercatay Boakai mencapai 970.419 dollar AS .

“Pemotongan gaji presiden bertujuan untuk mendorong terciptanya  pemerintahan yang bertanggung jawab dan demi pembangunan bangsa,” ungkap pernyataan Kepresidenan Liberia.

Pemotongan gaji presiden, biasa

Pemotongan gaji persiden juga pernah terjadi di Liberia. Mantan presiden George Weah juga pernah mengumumkan pengurangan 25 persen gajinya sehubungan dengan ekonomi negara yang sedang mengalami kesulitan.

Para pengkritik Weah menuduh pemerintahnya melakukan korupsi dan dia gagal memenuhi janjinya untuk meningkatkan kehidupan masyarakat miskin.

Liberia yang berbatasan dengan Sierra Leone, Guinea dan Pantai Gading adalah republik tetua di Afrika berpenduduk sekiar 5,4 juta jiwa yang merdeka pada 26 Juli 1847. Perekonomian Liberia terpuruk dan ratusan ribu warganya mengungsi akibat dua perang saudara (1989 – 1996) dan 1999 – 2003.

“Lain padang, lain belalang”, ungkap pameo lama.  Lain di Liberia lain pula di Indonesia.

Di Indonesia, fasilitas, berbagai remunerasi dan privilege yang diberikan pada  anggota parlemen di pusat dan daerah dan pejabat, apalagi pejabat tinggi sampai presiden, sangat fantastis dibandingkan dengan rata-rata penduduk.

Alih-alih, bersedia gajinya dipotong, sebagian oknum-oknum birokrat dan politisi malah ada yang menyelewengkan uang negara untuk keperluan pribadi, anak dan istri, juga menjarah uang rakyat melalui praktek korupsi. (AFP/ns)

 

 

Advertisement div class="td-visible-desktop">

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here